Managing the Digital Firm
Chapter 13 : Case Study
Eriana C1C012020
Kurnia
Arga
C1C012045
Adika Reyhan Daffa C1C012060
Heka
Swasty R. C1C012090
Fakhri Nuzul R C1C012106
1.
Mengapa perusahaan besar seperti
AmerisourceBergen dan Diebold kandidat yang baik untuk manajemen proses bisnis
?
Saya
pikir alasan untuk kedua perusahaan karena mereka besar dan di mana-mana.
• AmerisourceBergen
Karena merupakan salah
satu perusahaan terbesar layanan farmasi di dunia dan anggota dari
keberuntungan 25, dengan 70 miliar pendapatan pada 2009.
Ini memberikan distribusi obat dan
layanan terkait yang dirancang untuk mengurangi biaya dan meningkatkan hasil
pasien, pelayanan baik farmasi memproduksi dan penyedia layanan kesehatan.
AmerisourceBergen
begitu besar memiliki banyak dan rumit hubungan dengan manufaktur, apotek dan
rumah sakit. Mengelola kontrak ini dan rincian harga yang terkait dengan setiap
hubungan ini sudah sangat memakan waktu dan kertas intensif, sangat bergantung
pada e-mail, telepon dan fax, surat pos.
• Diebold
Apakah pemimpin global
dalam pengiriman dan keamanan sistem dan layanan swalayan terpadu, dengan
17.000 rekan di 90 negara. perusahaan membuat menginstal, dan layanan ATM,
kubah, sistem mata uang pengolahan, dan peralatan keamanan lainnya yang
digunakan dalam keuangan, ritel, dan pasar pemerintah.
Manajemen bisnis
menyediakan platform untuk mendefinisikan proses bisnis organisasi dan
menggunakan proses ini sebagai aplikasi web diakses. Platform ini memberikan
manajer visibilitas real-time untuk memantau, menganalisis, kontrol dan
meningkatkan pelaksanaan proses-proses tersebut dapat mengintegrasikan proses
ini dengan sistem operasional yang ada.
2.
Apa manfaat
bisnis untuk setiap perusahaan dari mendesain ulang dan mengelola proses bisnis
mereka ?
Manfaat dari mendesain ulang dan mengelola proses bisnis membuat perusahaan tersebut mampu untuk menciptakan model grafis yang beragam dari proses bisnis. Hal ini membuat proses bersama dengan kemampuan untuk mengintegrasikan proses itu berhasil dengan sistem eksternal.
3.
Bagaimana BPM mengubah cara
perusahaan-perusahaan ini menjalankan bisnis mereka ?
-BPM dapat menyediakan banyak alat untuk menganalisis, mengelola, dan merancang ulang proses dalam suatu manajemen. Sehingga lebih mudah untuk suatu perusahaan.
-BPM dapat melakukan pencatatan semua dengan Sistem yg
saling berhubungan dan dapat disatukan dalam sebuah system dan bisa di validasi
sesuai dengan aturan aturan intern yg ada disuatu perusahaan,dan juga dapat
dihubungkan dengan perusahaan yang bekerja sama dengan kita.
-Dengan adanya BPM memudahkan sehingga tenaga kerja yg
dibutuhkan lebih sedikit dan tingkat kecurangan juga lebih kecil karena semua sudah
diatur dalam suatu system dan informasi harga yang lebih akurat dengan
pengembalian investasi yang tinggi bisa lebih efektif dan efisien.
4.
Apakah mungkin
terdapat beberapa masalah jika memperluas software BPM di beberapa proses
bisnis ?
Permasalahan yang timbul dalam memperpanajng software BPM yaitu proses
pendorong pembentukan harga dan syarat dengan masing-masing perusahaan
manufaktur dan juga sesai dengan ketentuan harga dan pembayaran rabat dari
produsen jika perusahaan gagal untuk menjual pada harga yang lebih rendah untuk
bersaing.
5.
Apa perusahaan berdiri
untuk mendapatkan yang paling dengan menerapkan BPM ?
Perusahaan
yang paling besar mendapatkan dampak dari implementasian BPM yaitu
AmerisourceBergen,dimana AmerisourceBergen telah otomatis hampir 300 proses,
manfaat dari lebih efisien dan akurat catatan pelacakan, turnaround lebih cepat
kali, manajemen yang lebih besar kekinerja utama indikator, dan jejak audit
secara online dari semua kegiatan dimana sebelumnya AmerisourceBergen mengelola
kontrak dan harga rincian yang terkait dengan masing-masing hubungan telah
sangat memakan waktu, sangat bergantung pada e-mail, telepon, fax, dan surat
pos. Banyak dari proses yang berlebihan dan tidak efisien. Banyaknya hasil
positif membuat proyek BPM AmerisourceBergen ini memiliki hasil positif
sehingga perusahaan memenangkan Global Excellence di BPM dan penghargaan
Workflow pada tahun 2009.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar